MEMBUKA MATA UNTUK INDONESIA BAGIAN TIMUR
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Nama : Ety Lestari
Nama : Ety Lestari
No.Registrasi: 8105150699
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Ekonomi dan Administrasi
Prodi : Pendidikan Ekonomi
MENGIDENTIFIKASI PERMASALAHAN PEREKONOMIAN DI DAERAH INDONESIA BAGIAN TIMUR DAN BERIKAN SOLUSI KONKRET UNTUK MENGATASINYA
Setiap wilayah
di Indonesia, memiliki potensi dan kekayaan daerah masing-masing.. Pemandangan
alam yang eksotis dan bahkan objek wisata alam yang luar biasa itu, ada di
Indonesia timur. Tidak hanya itu, namun sumber mineral yang terkandung di dalam
bumi Indonesia timur juga sangat banyak. Misalnya di Sulawesi terdapat tambang
nikel, di Papua terdapat tambang emas dan minyak bumi, dan masih banyak lagi.
Kemudian, kekayaan alam maritimnya juga melimpah ruah.
Walaupun Indonesia bagian timur
memiliki kekayaan alam dan potensi daerahnya yang luar biasa, akan tetapi
justru perekonomiannya lah yang bisa dikatakan menyedihkan. Pasalnya,
kemampuan-kemampuan yang ada tersebut, oleh pemerintah belum dimanfaatkan
dengan sebaik-baiknya. Dapat dibuktikan dengan adanya perusahaan asing
(freeport) yang sampai saat ini masih menguasai minyak bumi di Papua. Bahkan,
sempat saya membaca di sebuah media massa, bahwa PT Freeport berencana menambah
masa kontrak mereka di Papua kurang lebih 20 tahun. Ironis, bukan?
Padahal, jika pemerintah sadar dan
peduli, kekayaan alam minyak bumi tersebut dapat menjadi aset negara yang luar
biasa. Ketimpangan perhatian dari pemerintahlah yang membuat semua itu terjadi.
Infrastruktur di daerah timur pun juga masih banyak yang terabaikan. Kemiskinan
pun juga masih banyak di daerah timur sana. Akhirnya, sering kita mendengar di
berita tentang pemberontakan yang terjadi di Indonesia bagian timur. Mereka
melakukan itu semua, semata-mata hanya ingin diperhatikan oleh pemerintah.
Bagaikan seorang anak, pasti ingin mendapatkan kepedulian dari orang tua mereka,
bukan?
Dikutip dari sebuah website yang
pernah saya kunjungi, di sana tertulis beberapa keunggulan yang terdapat
di Indonesia bagian timur. Seperti : kekayaan sumber daya alam, posisi
geografis yang strategis, potensi lahan yang cukup luas, dan potensi sumber
daya manusianya.
Seharusnya dengan potensi yang
sedemikian rupa, Indonesia bagian timur sudah lebih unggul dan maju
dibandingkan daerah lainnya. Namun, pemerintah seolah menutup mata dan malas
angkat kaki untuk terjun langsung di sana, dan memanfaatkan kekayaan sendiri
dengan sebaik-baiknya. Terbukti dari kelemahan yang sudah jelas di mata kita
seperti sumber daya manusia yang masih rendah dalam hal skill serta lembaga
kemasyarakatan di sana yang juga masih rendah, lalu infrastruktur yang masih
belum memadai. Banyak daerah terpencil yang sulit untuk dijangkau, dan masih
banyak lagi kelemahan akibat kurangnya perhatian pemerintah dalam otonomi
daerah.
Secara garis besar, Indonesia bagian
timur sudah seharusnya membutuhkan uluran tangan kita terutama pemerintah, agar
mereka dapat bangkit dan bersama-sama membangun Indonesia agar lebih baik lagi
dan tidak ada lagi yang namanya ketimpangan ekonomi antara Indonesia bagian
barat dan Indonesia bagian timur. Solusi konkret yang dapat diberikan adalah :
1. Meningkatkan
kemampuan dan pendidikan bagi sumber daya manusianya. Sebab, pendidikan
merupakan hal yang sangat penting bagi kemajuan suatu peradaban, negara, maupun
daerah.
2. Meningkatkan
pajak pendirian perusahaan bagi swasta asing dan membatasi wilayah eksploitasi
mereka. Ini dimaksudkan agar, negara Indonesia juga dapat meraup untung.
Bayangkan saja, sudah sumber daya alam diambil, adalah pembodohan jika kita
tidak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah keuntungan negara kita
sendiri dan membiarkan mereka menjelajahi lebih luas lagi sumber mineral kita.
3. Meningkatkan
sarana infrastruktur. Terutama dalam konteks mobilisasi masyarakat yang berada
di wilayah terpencil, agar dapat mengakses ke kota besar dengan mudah.
4. Mendatangkan
sumber daya manusia yang ahli dan berpendidikan untuk membantu proses jalannya
pembangunan ekonomi di Indonesia bagian timur.
Mungkin,
itulah beberapa solusi yang dapat saya berikan. Sebab, yang dinamakan dengan
permasalahan ekonomi pasti tidak akan pernah ada habisnya. Kita tidak bisa
mengatasi secara habis tuntas namun kita dapat menguranginya dengan kepedulian
kita semua terutama pemerintah sebagai pusat dari segala perencanaan.
Komentar
Posting Komentar